Inverter Anda mengubah DC baterai menjadi AC untuk peralatan. Jika ukurannya terlalu kecil, Anda akan mengalami kelebihan beban atau lonjakan; jika ukurannya terlalu besar, Anda menghabiskan lebih dari yang Anda butuhkan. Panduan ini mencakup watt berkelanjutan, lonjakan, dan margin keamanan sederhana.

Daya Berkelanjutan vs Lonjakan (Puncak)
- Watt Berkelanjutan (terukur): Apa yang dapat diberikan inverter sepanjang waktu. Ini harus setidaknya jumlah dari semua beban AC yang dapat berjalan bersama (watt berjalan, bukan lonjakan).
- Watt Lonjakan (puncak): Semburan pendek yang dapat dipasok banyak inverter selama beberapa detik. Motor (kulkas, pompa, kompresor) menarik 2–5x watt berjalannya saat mulai. Lonjakan inverter Anda harus melebihi lonjakan motor terbesar (atau jumlah jika beberapa dapat mulai bersama).
Langkah-langkah Penentuan Ukuran
- Daftar setiap beban AC yang akan Anda jalankan sekaligus. Gunakan watt berjalan dari label atau meteran.
- Jumlahkan → itu adalah beban berkelanjutan Anda.
- Temukan motor terbesar (kulkas, pompa, dll.). Kalikan watt berjalannya dengan setidaknya 2–3 untuk lonjakan (periksa spesifikasi peralatan jika memungkinkan).
- Pilih inverter yang peringkat berkelanjutan-nya ≥ beban berkelanjutan (ditambah margin 10–20%) dan peringkat lonjakan-nya ≥ lonjakan terbesar.
Contoh: 200 W lampu + 50 W kulkas (berjalan) + 300 W laptop = 550 W berkelanjutan. Lonjakan kulkas ~150 W. Inverter: 600 W berkelanjutan, 1.000 W+ lonjakan aman.
Gelombang Sinus Murni vs Gelombang Sinus Modifikasi
- Gelombang sinus murni: Terbaik untuk elektronik sensitif, motor, dan perangkat medis. Lebih disukai untuk sebagian besar AC off-grid.
- Gelombang sinus modifikasi: Lebih murah; beberapa motor dan elektronik berjalan buruk atau lebih panas. Oke untuk beban resistif dasar dan beberapa alat.
Jangan Lupakan Efisiensi
Inverter membuang 5–15% sebagai panas. Saat Anda menghitung penggunaan energi harian, tambahkan ~10% ke total beban AC Anda sehingga ukuran baterai dan solar Anda memperhitungkan kerugian inverter. Tentukan ukuran inverter untuk beban; tentukan ukuran baterai untuk energi.
Gunakan kalkulator WattSizing untuk memasukkan beban dan mendapatkan ukuran inverter yang disarankan bersama dengan panel dan baterai.


